Dongkrak Ekonomi Warga, Desa Lubuk Gilang Seluma Inisiasi Kelompok Produksi Madu Kelulut

Terkini 11 Jul 2026 22:47 2 min read 123 views By Jr88

Share berita ini

Dongkrak Ekonomi Warga, Desa Lubuk Gilang Seluma Inisiasi Kelompok Produksi Madu Kelulut
Dongkrak Ekonomi Warga, Desa Lubuk Gilang Seluma Inisiasi Kelompok Produksi Madu Kelulut

 

 

 

SELUMA, – Pemerintah Desa Lubuk Gilang, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu resmi menginisiasi pembentukan kelompok usaha warga yang berfokus pada budidaya dan produksi madu kelulut (atau yang dikenal juga sebagai madu klanceng). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk mengoptimalkan potensi alam desa sekaligus mendongkrak pendapatan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

 

 

Madu kelulut, yang dihasilkan oleh lebah tanpa sengat (Trigona sp.), saat ini menjadi komoditas primadona di pasar herbal karena kandungan antioksidannya yang tinggi dan harga jualnya yang relatif stabil.

 

Mengapa Madu Kelulut?

Pemerintah Desa Lubuk Gilang bersama perwakilan warga menyepakati budidaya lebah klanceng ini karena memiliki beberapa keunggulan utama dibandingkan peternakan konvensional:

Pemanfaatan Lahan Pekarangan: Budidaya ini tidak membutuhkan lahan yang luas. Stup (kotak sarang lebah) dapat diletakkan di sekitar pekarangan rumah warga.

Keamanan Tinggi: Lebah kelulut tidak memiliki sengat, sehingga sangat aman dibudidayakan di sekitar lingkungan keluarga tanpa risiko membahayakan anak-anak.

 

Vegetasi Mendukung: Geografis Desa Lubuk Gilang yang masih asri dengan banyaknya tanaman buah dan bunga liar menyediakan pakan alami yang berlimpah untuk koloni lebah.

Langkah Strategis Kelompok Produksi

Untuk memastikan keberlanjutan program, kelompok produksi Desa Lubuk Gilang akan difokuskan pada tiga pilar utama:

 

Pertama Pelatihan & Edukasi Budidaya Tahap Awal.Menggandeng pendamping desa atau ahli perlebahan untuk mengedukasi warga mengenai cara pemecahan koloni, perawatan stup, dan penanganan hama semut atau cicak.

Standardisasi Panen Higienis

Tahap Produksi

 

Kedua Menggunakan sistem sedot otomatis saat panen guna menjaga kebersihan madu murni tanpa merusak kantong telur lebah, sehingga koloni tetap lestari.

Pengemasan & Manajemen Pemasaran

Tahap Hilirisasi

 

ketiga Membuat kemasan botol yang menarik dan mengurus legalitas usaha (P-IRT/NIB) agar madu klanceng Desa Gilang bisa menembus pasar retail modern dan platform digital.

 

"Kami berharap Desa Lubuk Gilang ke depan tidak hanya dikenal sebagai desa agraris biasa, melainkan mampu menjadi sentra penghasil madu klanceng berkualitas di Kabupaten Seluma. Ini adalah dari warga, oleh warga, dan untuk ekonomi warga." Ujar Kepala Desa Lubuk Gilang Ahmad Zainuri.

BIN Berita Indonesia

Recent Articles

Popular Articles